TNews, JEPARA – Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan halal bihalal yang digelar oleh keluarga besar Petinggi Desa Kecapi, Sukambali, di kediamannya RT 13 RW 2. Kegiatan ini menjadi momentum penting mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh elemen desa pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Acara yang dihadiri Ketua BPD beserta anggota, perangkat desa, Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), para Ketua RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, NU ranting 2, hingga Linmas ini berlangsung khidmat dan penuh makna.
Dalam tausiyahnya, Petinggi Desa Kecapi menegaskan bahwa esensi halal bihalal adalah saling memaafkan, mempererat hubungan, dan memperkuat persatuan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf mewakili pribadi, keluarga, serta jajaran Pemerintah Desa Kecapi.
“Momentum ini adalah waktu terbaik untuk saling membuka hati, memaafkan, dan memperkuat kebersamaan demi kemajuan Desa Kecapi,” ungkapnya.

Rangkaian acara dipandu oleh Carik Desa Kecapi, Zainal Arifin, yang juga memfasilitasi berbagai sambutan dari unsur masyarakat.
Wakil Ketua BPD menyampaikan bahwa masa kerja BPD masih sekitar satu setengah tahun, serta membuka ruang aspirasi bagi masyarakat melalui jalur RT dan RW untuk dibahas dalam musyawarah desa.
Sementara itu, perwakilan RW 08, Sugiri, menyampaikan ucapan selamat Idulfitri sekaligus harapan agar peran RW dapat lebih dioptimalkan dalam pembangunan desa. Ia juga menyatakan niatnya untuk mengundurkan diri setelah 15 tahun mengabdi sebagai Ketua RW.
Berbagai aspirasi juga muncul dari warga, di antaranya usulan bantuan bagi warga yang mengalami musibah kematian, dukungan biaya pernikahan, hingga kemudahan pengurusan SIM bagi masyarakat.

Dari sisi keamanan, Bhabinkamtibmas menyampaikan apresiasi atas kondisi Desa Kecapi yang tetap aman dan kondusif berkat sinergi seluruh warga.
Kegiatan ini ditutup dengan suasana penuh keakraban, saling bersalaman, dan doa bersama. Keluarga besar Petinggi Desa Kecapi turut menyampaikan ucapan:
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H, minal faizin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.”
Halal bihalal ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi penguat nilai gotong royong, persatuan, dan komitmen bersama dalam membangun Desa Kecapi yang lebih harmonis dan maju.*
Peliput: Petrus













