TNews, JEPARA – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai apel pagi yang dirangkai dengan halal bihalal jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah bersama ASN, pimpinan perangkat daerah, dan BUMD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara. Momentum pasca-Idulfitri ini menjadi ruang strategis mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, serta Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna, bersama unsur Forkopimda lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Witiarso Utomo menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi momentum penting untuk memperkuat komitmen pelayanan publik. Ia mengajak seluruh ASN bekerja dengan semangat baru, menjaga integritas, dan meningkatkan profesionalitas dalam melayani masyarakat.
Sejalan dengan itu, Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna menegaskan bahwa peran ASN sangat strategis, tidak hanya sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga sebagai ujung tombak penyambung informasi kepada masyarakat.
“Program unggulan pemerintah harus benar-benar sampai ke masyarakat. ASN harus hadir sebagai komunikator yang mampu menjelaskan, mengedukasi, dan memastikan program berjalan tepat sasaran,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan, tetapi juga oleh efektivitas penyampaian informasi kepada publik agar masyarakat memahami, menerima, dan merasakan manfaat program secara langsung.
Program-program unggulan tersebut terangkum dalam visi besar Jepara MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius). Di sektor infrastruktur, pemerintah terus mendorong percepatan perbaikan jalan serta pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan.
Pada sektor pendidikan dan kesehatan, terdapat program Kartu Sarjana Jepara serta layanan kesehatan gratis melalui BPJS bagi masyarakat kurang mampu. Sementara di bidang ekonomi, program UMKM Naik Kelas dan Jepara Karya menjadi upaya nyata membuka lapangan kerja serta meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
Tak hanya itu, reformasi birokrasi melalui digitalisasi pelayanan publik juga terus diperkuat guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif. Program “Bupati Ngantor di Desa” pun menjadi langkah konkret mendekatkan pelayanan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Di sektor sosial dan religius, kegiatan seperti “Jumat Berangkat” menjadi bagian dari upaya memperkuat kerukunan dan pelayanan sosial di tengah masyarakat.
Bupati Jepara turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh ASN, perangkat daerah, serta BUMD yang selama ini telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menilai bahwa kolaborasi yang solid menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kemajuan Jepara.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, seluruh program unggulan diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan apel dan halal bihalal tersebut ditutup dengan suasana penuh keakraban, menjadi simbol kuat persatuan dan komitmen bersama dalam mendorong Jepara menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.*
Peliput: Petrus













