23 Pejabat Eselon II Jepara Jalani Assessment, Sekda Pastikan Bebas Titipan

Gambar: 23 Pejabat Eselon II Jepara Jalani Assessment, Sekda Pastikan Bebas Titipan, (30/8/2025).

TNews, JEPARA – Sebanyak 23 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Jawa Tengah, menjalani assessment (uji kompetensi) sebagai langkah untuk mengisi formasi jabatan baru melalui mutasi maupun rotasi. Proses ini dipastikan berjalan objektif tanpa titipan maupun praktik jual beli jabatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Ary Bachtiar, selaku Ketua Panitia Seleksi (Pansel) menjelaskan bahwa assessment ini merupakan tindak lanjut perintah Bupati Jepara, Witiarso Utomo, dalam rangka penyegaran pejabat pimpinan tinggi pratama.

“Assessment dilakukan terhadap 23 pejabat eselon II, dengan pendalaman laporan kinerja dan wawancara. Mereka juga diminta memaparkan capaian sesuai indikator RPJMD dan renstra di masing-masing OPD,” jelas Ary melalui pesan WhatsApp kepada Totabuan News, Sabtu (30/8/2025).

Tim Pansel terdiri dari Sekda Jepara, dua akademisi yakni perwakilan Universitas Negeri Surakarta (UNS) dan Universitas Diponegoro (Undip), serta unsur tokoh masyarakat yang merupakan pensiunan Inspektorat Jepara.

Menurut Ary, assessment ini tidak hanya menilai kinerja, tetapi juga kompetensi manajerial, teknis, dan sosial-kultural. Hasilnya akan menjadi pertimbangan bagi Bupati Jepara selaku Pejabat Pembina Kepegawaian dalam menentukan penempatan pejabat sesuai kebutuhan organisasi.

“Dengan assessment ini, potensi dan kompetensi pejabat bisa terpetakan dengan jelas. Sehingga rotasi atau mutasi tidak hanya sekadar penyegaran, tapi benar-benar menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat,” ungkap Ary.

Sebelumnya, seluruh pejabat peserta assessment juga telah melakukan paparan langsung di hadapan Bupati Jepara. Hal ini dilakukan agar bupati dapat mengenal lebih personal profil dan kapabilitas masing-masing pejabat.

Ary menegaskan, pansel menjamin proses ini berjalan bersih. “Kami pastikan tidak ada titipan maupun permainan uang dalam seleksi ini. Semuanya murni berdasarkan kinerja dan kompetensi,” tegasnya.

Assessment ini diharapkan menghasilkan pejabat eselon II yang mampu bekerja selaras dengan visi-misi bupati sekaligus memperkuat pelayanan publik di Kabupaten Jepara.*

Peliput: Petrus

Tinggalkan Balasan