Keputusan Tepat ASDP, Siginjai Masuk Dok : Kenapa Harus Sekarang

Gambara: Kapal andalan penyeberangan, KMP Siginjai, dijadwalkan menjalani proses docking.

TNews, JEPARA – Aktivitas pelayaran penumpang rute Jepara–Karimunjawa untuk sementara waktu akan terhenti. Kapal andalan penyeberangan, KMP Siginjai, dijadwalkan menjalani proses docking (perawatan rutin) sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kelayakan operasional kapal.

Kabar tersebut disampaikan oleh Supervisor Usaha Pelabuhan dan Penyeberangan Jepara Cabang Surabaya PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Chairil Oka Juwanda. Ia menegaskan bahwa docking merupakan kewajiban teknis yang harus dilakukan secara berkala demi memastikan kapal tetap memenuhi standar keselamatan pelayaran.

“Memang sudah waktunya KMP Siginjai menjalani perawatan. Ini bagian dari komitmen kami untuk menjaga keselamatan penumpang dan kualitas layanan,” ujar Chairil.

Menurutnya, Senin, 6 April menjadi pelayaran terakhir KMP Siginjai dari Jepara menuju Karimunjawa sebelum masuk masa perawatan. Selanjutnya, kapal akan kembali dari Karimunjawa ke Jepara pada Selasa, 7 April, yang sekaligus menjadi pelayaran terakhir dari Karimunjawa sebelum kapal resmi menjalani docking.

Gambar: Proses docking sendiri akan dilakukan di Semarang dan diperkirakan berlangsung paling cepat selama dua minggu.

Proses docking sendiri akan dilakukan di Semarang dan diperkirakan berlangsung paling cepat selama dua minggu. Selama masa tersebut, layanan penyeberangan penumpang rute Jepara–Karimunjawa dan sebaliknya tidak dapat beroperasi.

Chairil Oka Juwanda menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan calon penumpang atas penghentian sementara layanan tersebut.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pengguna jasa. Untuk sementara waktu, pelayanan penumpang tidak dapat dilakukan hingga proses docking selesai,” tambahnya.

Secara teknis, docking kapal merupakan proses penting dalam dunia pelayaran. Kapal akan dipindahkan dari laut ke fasilitas khusus seperti dok kering (dry dock) atau dok apung (floating dock) untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Pada tahap ini, bagian lambung kapal yang biasanya terendam air akan dibersihkan dari karat, lumut, dan teritip, kemudian dilakukan pengecatan ulang menggunakan cat anti-fouling guna mencegah korosi.

Selain itu, tim teknis juga melakukan inspeksi detail terhadap komponen vital seperti baling-baling, kemudi, hingga struktur pelat lambung, guna memastikan kapal tetap memenuhi standar keselamatan internasional sebelum kembali beroperasi.

Setelah seluruh proses selesai, kapal akan menjalani tahap undocking, yaitu dikembalikan ke air dan diuji kelayakannya sebelum kembali melayani penumpang.

Pihak ASDP memastikan bahwa operasional KMP Siginjai akan kembali berjalan normal setelah proses docking rampung, dan informasi lanjutan akan segera diumumkan kepada publik.

Langkah ini menjadi bukti bahwa di balik jeda pelayaran, ada upaya serius menjaga keselamatan, karena setiap perjalanan bukan sekadar sampai tujuan, tetapi juga memastikan semua pulang dengan selamat.*

Peliput: Petrus

Tinggalkan Balasan