TNews, REMBANG – Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, turut menghadiri gelaran Dzikir Nasional Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di kediaman mendiang Kiai Haji Maimoen Zubair (Mbah Moen) di Karangmangu, Sarang, Rembang, Rabu (12/2/2025).
Acara yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Anwar ini dihadiri oleh Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, Sekjen Arwani Thomafi, Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Romahurmuziy (Gus Romy), serta para ulama dan habib.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.40 WIB hingga 16.50 WIB ini diawali dengan doa dan dzikir bersama, diikuti dengan penyampaian pandangan strategis dari sejumlah tokoh PPP, termasuk Gus Idror, Gus Romy, dan Mardiono.
Salah satu hasil penting dari pertemuan ini adalah pembacaan Maklumat Sarang, yang berisi delapan poin utama terkait dinamika Nasional dan Internasional.
Maklumat ini dibacakan langsung oleh Gus Idror dan mencakup:
1. Mendukung kebijakan pemerintah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang berpihak kepada kemaslahatan publik sebagaimana amanat Pancasila dan UUD 1945.
2. Menyatakan dukungan penuh terhadap Pemerintah Republik Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi bangsa ini, baik dari segi ekonomi, sosial, politik, maupun keamanan, dengan harapan negara dan bangsa Indonesia semakin maju, sejahtera, dan kuat dalam menghadapi masa depan yang penuh dinamika.
3. Meminta kepada Pemerintah Republik Indonesia (RI) menggalang dukungan bersama-sama negara lainnya, khususnya yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk menolak usulan Amerika Serikat (AS) memindahkan warga Palestina dari jalur Gaza. Usulan tersebut justru bertolak belakang dari spirit perdamaian di Palestina.
4. Meminta kepada Pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk secara sungguh-sungguh memberantas dan menindak aktor intelektual judi online (Judol) yang secara nyata merusak pilar dan sendi keluarga Indonesia.
5. Menyerukan kepada keluarga besar dan simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk merapatkan shaf (barisan) sebagai bentuk komitmen melanjutkan dan merawat perjuangan para pendiri (Muassis) dan penggerak (muharrik) partai sebagai wasilah pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara.
6. Menyerukan kepada para pemangku kepentingan (Stakeholder) di PPP segera menyelenggarakan dan menyambut muktamar X PPP untuk senantiasa mengedepankan prasangka dan tindakan baik, yang semata-mata menjadikan muktamar sebagai ajang untuk memperkuat barisan dan memperkokoh persatuan dan mengembalikan Partai Persatuan Pembangunan ke Senayan.
7. Mengajak seluruh kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk terus berdoa dan bekerja untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas diri dalam menjalankan amanah, memperkokoh partai, dan memperjuangkan kepentingan umat dan bangsa dengan penuh integritas.
8. Menyerukan kepada seluruh pengurus PPP di berbagai tingkatan untuk lebih transparan dan akuntabel dalam mengelola organisasi dan sumber daya partai guna membangun kepercayaan publik terhadap PPP sebagai partai yang bersih dan terpercaya.
Plt Ketum PPP Mardiono menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju Muktamar PPP pada April 2025.
“Alhamdulillah, pertemuan ini berjalan lancar dan dihadiri banyak tokoh. Kami berdoa agar Muktamar PPP nanti menjadi momentum kebangkitan partai,” ujar Mardiono.
Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap upaya PPP dalam menjaga nilai-nilai perjuangan Islam dan kebangsaan.
“Dzikir dan doa bersama ini menjadi bentuk kebersamaan dalam perjuangan politik yang tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman. PPP harus tetap solid demi kemajuan umat dan bangsa,” ujar Agus Sutisna.
Dengan kehadiran para tokoh politik, ulama, dan santri, pertemuan di kediaman Mbah Moen ini diharapkan semakin memperkokoh PPP dalam menghadapi dinamika politik ke depan serta mengembalikan kejayaan partai sebagai salah satu kekuatan utama di parlemen dan berkontribusi bagi umat, bangsa, dan negara.*
Peliput : Petrus