Mas Wiwit Titip Pesan ke IPHI: Jadi Penyambung Program Jepara MULUS

Gambar: Bupati Jepara H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit) berharap, peran IPHI Kecamatan bukan sekedar struktur organisasi, tetapi ujung tombak pembinaan umat.

TNews, JEPARA – Pengurus Cabang Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PC IPHI) tingkat kecamatan se-Kabupaten Jepara masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Gedung Haji Jepara, Selasa (17/2/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penguatan peran sosial dan spiritual para haji sebagai mitra pemerintah di tengah masyarakat.

Prosesi pengukuhan dipimpin Ketua IPHI Jepara Akhmad Marzuqi dan dihadiri Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, Sekda Ary Bachtiar, jajaran Forkopimda, serta tokoh agama.

Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Pembina Umat

Ketua IPHI Jepara Akhmad Marzuqi menegaskan pelantikan bukan hanya pergantian pengurus, melainkan penguatan tanggung jawab moral.

Ia menyebut IPHI memiliki posisi strategis dalam membangun karakter umat, memperkuat moderasi beragama, serta meningkatkan solidaritas sosial.

“Para haji adalah figur yang dihormati. Potensi ini harus dikonsolidasikan untuk pendidikan moral dan kepedulian sosial,” ujarnya.

 

Pesan Bupati: IPHI Jadi Kepanjangan Tangan Pemerintah

Dalam sambutannya, Mas Wiwit meminta IPHI ikut menyampaikan program pemerintah kepada masyarakat dengan baik.

Menurutnya, mewujudkan visi Jepara MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius) bukan proses instan, melainkan membutuhkan tahapan panjang serta dukungan masyarakat.

“IPHI harus jadi ujung tombak pembinaan umat. Pondasi religius adalah kekuatan menjalankan program. Jika keimanan kuat, dukungan masyarakat juga kuat,” tegasnya.

 

Ia juga mengingatkan di era digital masyarakat semakin aktif mengkritisi kinerja pemerintah, termasuk soal infrastruktur jalan. Pada 2025, Pemkab Jepara telah menangani ruas jalan sepanjang 421,84 kilometer dan akan terus ditingkatkan melalui dukungan pemerintah provinsi dan pusat.

“Kami mohon masyarakat bersabar, sementara ditambal dulu. Setelah disetujui, akan dilakukan overlay maupun pengecoran,” jelasnya.

 

IPHI Diharapkan Hadir untuk Umat

Mas Wiwit menegaskan IPHI tidak boleh hanya menjadi wadah silaturahmi pascahaji, tetapi harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, menjaga ukhuwah, serta membantu pemerintah membangun kehidupan religius.

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Jepara pada 2026 akan memberangkatkan 1.568 calon jemaah haji pada April mendatang.

Pelantikan ini pun menjadi peneguhan komitmen bahwa para haji di Jepara bukan hanya simbol kesalehan pribadi, tetapi kekuatan sosial untuk menjaga moral masyarakat sekaligus mengawal pembangunan daerah.*

Peliput: Petrus

Tinggalkan Balasan