TNews JEPARA — Stadion Stadion Gelora Bumi Kartini bergemuruh Sabtu malam saat Persijap Jepara tampil perkasa menumbangkan Persebaya Surabaya dengan skor meyakinkan 3-1 pada pekan ke-22 Liga 1 Indonesia.
Kemenangan ini menjadi salah satu laga paling dramatis musim ini karena berlangsung panas, penuh tensi, dan diwarnai kartu merah.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit awal, Persebaya langsung tampil agresif menekan pertahanan tuan rumah. Namun Persijap bermain disiplin dan menunggu momentum melalui serangan balik cepat.
Menit ke-31, stadion meledak.
Striker asal Spanyol Iker Guarrotxena sukses memanfaatkan celah pertahanan Bajul Ijo dan membawa Persijap unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persebaya meningkatkan tempo permainan dan beberapa kali mengancam gawang Laskar Kalinyamat.
Namun justru tuan rumah kembali menghukum.
Menit ke-70, Alexis Gomez menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat penyelesaian klinis setelah skema serangan balik cepat.
Laga Memanas
Tertinggal dua gol, Persebaya terus menyerang.
Upaya mereka membuahkan hasil setelah penalti dikonversi Bruno Moreira menjadi gol — skor berubah 2-1 dan pertandingan semakin menegangkan.
Ketegangan memuncak pada menit ke-86 ketika kapten Persebaya Rachmat Irianto diganjar kartu merah.
Sejak saat itu tekanan Persebaya menurun dan Persijap justru makin percaya diri.
Gol Penutup yang Mematikan
Di masa injury time panjang, publik Jepara akhirnya berpesta.
Menit 90+12, Guarrotxena kembali mencetak gol keduanya — memastikan kemenangan 3-1 sekaligus menutup perlawanan sengit Bajul Ijo.
Detail Pertandingan
Skor Akhir: Persijap Jepara 3-1 Persebaya Surabaya
Pencetak Gol
Persijap: Iker Guarrotxena (31’, 90+12’), Alexis Gomez (70’)
Persebaya: Bruno Moreira (penalti)
Kartu Merah
Rachmat Irianto (86’)
Kesimpulan
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dan penuh duel keras.
Persebaya dominan dalam penguasaan bola, tetapi Persijap jauh lebih efektif — pertahanan solid, transisi cepat, dan finishing tajam menjadi kunci kemenangan.
Malam itu Jepara bersorak:
Laskar Kalinyamat bukan sekadar menang, mereka menunjukkan mental juara di hadapan pendukung sendiri.*
Peliput: Petrus













