TNews, KOTA TEGAL – Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia olahraga dengan menyerahkan hibah berupa satu unit mobil operasional kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tegal. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, yang diterima langsung oleh Ketua KONI Kota Tegal, Supardi, di depan Rumah Dinas Wali Kota Tegal, Kamis sore.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Tegal, Irkar Yuswan Apendi, Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Tegal, Siswoyo, dan sejumlah pengurus KONI Kota Tegal.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tegal menjelaskan bahwa hibah mobil operasional ini diberikan untuk mendukung kegiatan transportasi atlet, khususnya dalam memfasilitasi mereka untuk berpartisipasi dalam berbagai acara olahraga. “Hari ini kita menyerahkan kendaraan operasional untuk transportasi atlet dalam berbagai kegiatan olahraga,” ujar Wali Kota kepada awak media.
Penyerahan mobil operasional ini juga bersamaan dengan audiensi antara Wali Kota Tegal dan Ketua serta pengurus KONI, yang membahas mengenai efisiensi anggaran sesuai dengan Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2025 tentang rasionalisasi belanja daerah.
Meski adanya upaya efisiensi anggaran, Wali Kota menegaskan bahwa pembinaan atlet tidak boleh terganggu. “Kami meminta KONI untuk tetap menjaga kualitas pembinaan atlet meskipun ada efisiensi. Terutama menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah tahun 2026, kita berharap prestasi atlet terus meningkat,” tambahnya.
Terkait target dalam ajang Porprov 2026, Wali Kota Tegal berharap Kota Tegal bisa meraih posisi di peringkat 10 besar. “Meskipun Kota Tegal merupakan kota kecil, kami optimis dengan kerja keras KONI dan pembinaan yang baik, kita bisa mencapai target ini,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua KONI Kota Tegal, Supardi, mengungkapkan rasa terima kasih atas hibah kendaraan operasional yang diberikan oleh Pemkot Tegal. Dengan adanya kendaraan ini, KONI tidak lagi perlu menyewa kendaraan untuk kegiatan cabang olahraga (cabor) yang biasanya menghabiskan anggaran cukup besar. “Sewa kendaraan per hari bisa mencapai Rp400.000, dan untuk kegiatan pra-Provinsi saja, kami sudah menghitung kebutuhan sewa kendaraan mencapai Rp258 juta. Dengan hibah ini, biaya tersebut dapat dihemat,” ungkap Supardi.
Tahun ini, KONI Kota Tegal mengelola anggaran sebesar Rp1,25 miliar, meskipun Supardi mengaku bahwa anggaran ideal untuk mendukung kegiatan olahraga Kota Tegal adalah sekitar Rp3 miliar. Di samping itu, beberapa program juga mengalami rasionalisasi, termasuk insentif latihan yang kini tidak lagi diberikan.
Terkait dengan persiapan Porprov 2026, Supardi mengungkapkan bahwa meskipun tantangan besar dalam mencari bibit atlet di Kota Tegal, pihaknya tetap berusaha semaksimal mungkin. “Kami telah mengakomodir atlet dari luar daerah, khususnya dari Kabupaten Tegal dan Brebes. Saat ini, sudah ada tiga cabang olahraga yang bergabung, yaitu sepatu roda, tinju, dan kick boxing. Kami berharap mereka bisa menyumbangkan medali di Porprov nanti,” katanya.
Supardi menambahkan, saat ini KONI Kota Tegal mengelola 26 cabang olahraga dengan total 298 atlet yang terdaftar. Meskipun jumlah cabang olahraga di Kota Tegal mencapai 80, diperkirakan sekitar 350 atlet akan mengikuti pra-Porprov, dan sekitar 100 atlet dari 20 cabang olahraga diharapkan dapat lolos ke ajang utama Porprov 2026.
Dengan berbagai upaya rasionalisasi anggaran dan dukungan dari Pemkot Tegal, KONI berharap dapat terus meningkatkan prestasi olahraga di Kota Tegal dan meraih hasil terbaik di ajang Porprov mendatang.
(Agung)