Bazar Gema Ramadan UMKM Jepara 2025: Wadah Pemberdayaan Ekonomi Lokal dan Generasi Muda

Gambar: Bazar Gema Ramadan UMKM Jepara 2025: Wadah Pemberdayaan Ekonomi Lokal dan Generasi Muda, (11/3/2025).

TNews, JEPARA – Bazar Gema Ramadan UMKM Jepara kembali hadir sebagai salah satu ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Acara yang telah berlangsung sejak 7 Maret 2025 ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat dan menjadi daya tarik utama selama bulan suci Ramadan.

Dalam wawancara eksklusif dengan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jepara, Samiaji, beliau menjelaskan berbagai aspek mengenai tujuan, dampak, serta tantangan dalam penyelenggaraan bazar tahun ini.

Tujuan dan Dampak Bazar Gema Ramadan

Menurut Samiaji, tujuan utama dari bazar ini adalah memberikan wadah bagi pelaku UMKM lokal untuk memperluas pemasaran produk mereka selama Ramadan. Selain itu, bazar ini juga berperan dalam menggerakkan perekonomian daerah serta menciptakan peluang bisnis bagi masyarakat.

“Kami ingin meningkatkan omzet UMKM, terutama di sektor makanan, minuman, dan produk khas daerah. Selain itu, tahun ini kami juga fokus pada pemberdayaan anak muda sebagai pelaku usaha baru agar mereka lebih mandiri dalam berbisnis,” jelas Samiaji.

Antusiasme masyarakat terhadap bazar ini terpantau sangat tinggi. Setiap sore, menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat memenuhi area bazar untuk mencari takjil dan produk lainnya. Dari sisi pelaku usaha, bazar ini juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan pendapatan mereka.

“Kami mengukur keberhasilan bazar ini berdasarkan jumlah pengunjung, omzet UMKM, serta dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat. Dari evaluasi awal, respons masyarakat sangat baik, yang menandakan bahwa bazar ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang di tahun-tahun mendatang,” tambahnya.

Fokus pada Generasi Muda dan Pengelolaan Peserta

Salah satu hal yang menarik dari bazar tahun ini adalah fokus pada keterlibatan generasi muda sebagai peserta utama. Menurut Samiaji, langkah ini diambil untuk mendorong inovasi dalam dunia usaha serta memberikan peluang bagi anak muda agar lebih aktif di sektor ekonomi kreatif.

Proses seleksi peserta dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa kriteria, seperti keunikan produk, kesiapan usaha, serta komitmen peserta dalam mengikuti bazar. Selain itu, lokasi bazar tahun ini dipusatkan di sisi barat Alun-Alun Satu Jepara untuk menjaga kenyamanan pengunjung dan mencegah kepadatan yang berlebihan.

Dalam pelaksanaannya, bazar ini melibatkan beberapa kelompok UMKM, seperti UMKM Mangunsarkoro, Bakti Kartini Mandiri, dan Car Free Day, untuk menciptakan sinergi dalam penyediaan produk dan layanan.

Dukungan Pemerintah dan Tantangan di Lapangan

Demi kesuksesan bazar ini, pemerintah daerah memberikan berbagai dukungan kepada peserta, seperti penyediaan lokasi secara gratis, bantuan promosi melalui media sosial, serta pelatihan peningkatan kualitas produk dan strategi pemasaran.

Namun, dalam perjalanannya, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi, seperti mengelola lonjakan pengunjung yang sangat tinggi dan faktor cuaca yang tidak menentu. Selain itu, pemerintah juga harus memastikan bahwa seluruh peserta bazar menaati aturan yang telah ditetapkan demi kenyamanan dan kelancaran acara.

Harapan dan Rencana Pengembangan Bazar di Masa Depan

Melihat tingginya antusiasme, Bupati Jepara telah merencanakan untuk memperluas cakupan bazar di tahun-tahun mendatang.

“Tahun depan, pameran ini tidak hanya dipusatkan di kota, tetapi juga akan diselenggarakan di setiap kecamatan agar UMKM di desa-desa bisa lebih berkembang dan ekonomi masyarakat pedesaan ikut bergerak,” jelas Samiaji.

Samiaji pun menyampaikan pesan kepada masyarakat dan pelaku UMKM agar terus mendukung keberadaan bazar ini.

“Saya berharap masyarakat terus mendukung produk lokal dengan berbelanja di bazar ini, karena dengan begitu kita bisa membantu pertumbuhan UMKM di Jepara. Untuk para pelaku UMKM, mari terus berinovasi dan menjaga kualitas produk agar bisa bersaing lebih luas. Bersama-sama, kita jadikan bazar ini sebagai wadah untuk memperkuat ekonomi daerah dan membangun semangat kewirausahaan yang lebih baik,” tutupnya.

Bazar Gema Ramadan UMKM Jepara bukan hanya sekadar pasar Ramadan biasa, tetapi juga merupakan ajang pemberdayaan ekonomi lokal yang memiliki dampak signifikan bagi UMKM dan masyarakat.

Dengan berbagai dukungan dari pemerintah serta tingginya antusiasme masyarakat, bazar ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan sukses di tahun-tahun mendatang.*

Peliput : Petrus

Tinggalkan Balasan